Gunungsitoli // krimsusnewstv.id — Upaya menjaga stabilitas pasokan energi di Pulau Nias kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., bersama Bupati Nias, Ya’atulö Gulö, S.E., S.H., M.Si., meninjau langsung kedatangan Kapal Wira Prime di Pelabuhan Gunungsitoli, Rabu pagi (03/12/2025).
Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Padang pada Senin (01/12) itu membawa 8 tangki Gas Elpiji, yang direncanakan untuk dibongkar dan didistribusikan pada hari yang sama. Kehadiran dua kepala daerah ini menjadi langkah cepat merespons terhambatnya distribusi logistik beberapa waktu terakhir akibat kendala akses darat menuju Pulau Nias.
Dalam peninjauannya, Wali Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa kehadiran stok Elpiji ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mencegah potensi kelangkaan. “Pemerintah daerah memastikan distribusi berjalan lancar agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan Gas Elpiji,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Nias, Ya’atulö Gulö, juga menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dan distributor terus diperkuat untuk menjaga kelancaran pasokan energi. “Gas Elpiji adalah kebutuhan vital, baik untuk rumah tangga maupun pelaku usaha. Karena itu, pendistribusiannya harus terjamin dan tepat waktu,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap proses bongkar muat serta pendistribusian di tingkat agen dan pangkalan dapat selesai sesuai jadwal, sehingga pasokan kembali stabil dan aktivitas masyarakat maupun pelaku ekonomi tidak terganggu.
Dengan kedatangan Kapal Wira Prime ini, diharapkan suplai energi di Pulau Nias kembali aman dan mampu mengurangi potensi gejolak harga di tingkat konsumen. Pemerintah daerah juga memastikan akan terus melakukan pemantauan agar distribusi berjalan transparan dan tidak terjadi penimbunan.
Penulis : Julius Giawa
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Pemko Gunungsitoli













