Simalungun // krimsusnewstv.id – Warga Huta I, Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengaku resah atas dugaan beroperasinya penampungan getah ilegal yang disebut-sebut menampung hasil curian. (27/02/2026)
Informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat menyebutkan, aktivitas penampungan tersebut diduga berkaitan dengan getah milik PT Bridgestone yang beroperasi di wilayah Kabupaten Simalungun. Warga menilai keberadaan penampungan itu mencurigakan karena aktivitas bongkar muat dilakukan pada jam-jam tertentu dan terkesan tertutup.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa keresahan masyarakat semakin memuncak dalam beberapa pekan terakhir. “Kami menduga getah yang ditampung itu bukan dari sumber resmi. Aktivitasnya sering dilakukan malam hari. Kami khawatir ini bagian dari jaringan mafia getah,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nama JulMarteng turut disebut-sebut oleh warga sebagai pihak yang diduga terkait dengan aktivitas penampungan tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan.
Warga meminta aparat penegak hukum di wilayah Kecamatan Tapian Dolok dan Polres Simalungun segera turun tangan melakukan penyelidikan. Jika benar getah tersebut merupakan hasil pencurian, maka praktik tersebut dinilai merugikan perusahaan dan berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa mereka tidak ingin wilayah Nagori Dolok Maraja dicap sebagai sarang penadah barang curian. “Kalau memang ilegal, kami minta ditutup. Jangan sampai masyarakat ikut terdampak atau terseret masalah hukum,” tegasnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PT Bridgestone terkait dugaan tersebut. Aparat penegak hukum diharapkan segera melakukan klarifikasi dan penindakan apabila ditemukan unsur tindak pidana.
Media ini akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi













